Showing posts with label MAKANAN BAYI. Show all posts
Showing posts with label MAKANAN BAYI. Show all posts

Saturday, May 7, 2011

Detail Menyusui Bayi Dan Segala Persoalanya

Menyusui bayi


Jakarta, Meskipun proses yang alami tapi terkadang menyusui menjadi lebih sulit daripada yang dibayangkan. Kenapa menyusui menjadi proses yang sulit bagi beberapa bayi?

Menyusui bisa jadi merupakan suatu tantangan pada hari-hari awal persalinan, tak jarang ada ibu yang menyerah sehingga memberikan susu formula pada bayinya. Hal ini karena dibutuhkan kesabaran dan juga ketekunan dalam menyusui.

Beberapa hal diketahui menjadi penyebab sulitnya bagi bayi untuk menyusu pada ibunya,


Kurangnya latihan
Bayi yang sehat sekalipun bisa mengalami kesulitan saat menyusu, karena ia butuh posisi mulut tertentu agar bisa tepat masuk ke payudara dan mendapatkan ASI. Meskipun ada masalah pada bentuk puting susu atau kondisi fisik bayi, menyusu tetap bisa dilakukan asal dilatih secara teratur dan sabar. Karena proses ini memerlukan latihan agar bayi bisa mendapatkan ASI.

Pasokan susu yang berlebih
Sebagian besar perempuan memiliki pasokan susu yang cukup untuk bayinya, tapi bagi yang memiliki pasokan susu berlebih bisa menjadi tantangan bagi bayi saat menyusu. Pasokan yang berlebih bisa membuat bayi tersedak dan muntah yang membuatnya jadi tidak mau menyusu lagi. Cobalah untuk memompa susu sebelum menyusui agar sedikit mengosongkan payudara sehingga memudahkan bayi mengisap.

Masalah fisik
Beberapa bayi ada yang terlahir dengan masalah fisik seperti bibir sumbing, atau ada gangguan di langit-langit mulut yang membuatnya lebih sulit menyusu karena mulutnya tidak pas menempel di sekitar puting susu.

Umumnya bayi tidak mengembangkan refleks mengisap-menelan-bernapas (yang sangat penting untuk menyusui) sampai mencapai usia kehamilan 32 minggu, karenanya bayi prematur sering mengalami kesulitan menyusu dan mengisap.

Bingung puting
Terlalu sering memberikan susu lewat botol bisa menyebabkan bayi mengalami bingung puting dan membuatnya enggan untuk menyusu ASI lagi, karena menyusu ASI melibatkan koordinasi otot yang lebih banyak dibanding susu botol.

Seorang bayi yang secara teratur diberikan susu botol akan lupa bagaimana caranya menggunakan koordinasi otot tersebut, sehingga gerakannya lebih lemah, gagal mengisap dan tidak mendapatkan ASI yang cukup. Kondisi ini akan membuatnya jadi frustasi dan rewel. Karena itu hindari penggunaan botol meskipun yang diberikan adalah ASI perah, lebih baik berikan melalui gelas atau sendok.

Untuk mencegah hal tersebut, pastikan bayi mengisap seluruh puting dan aerola ke dalam mulutnya. Jika perlu sesuaikan posisi ibu dengan kepala bayi, karena posisi menyusui yang tidak tepat akan menghambat suplai susu dan mungkin terasa sakit.

Bayi Sudah Bisa Mengenal Aneka Rasa dari Air Susu Ibu

Jangan heran bila anak tidak doyan makan sayur bila ibunya juga tidak doyan makan sayur, karena bayi sudah bisa mengenal aneka macam rasa dari air susu ibu (ASI).

"Kalau ibunya doyan makan rendang maka nanti bayinya juga bakalan doyan makan rendang, karena dia sudah tahu rasa rendang dari ASI ibunya. Itulah keistimewaan ASI ketimbang susu formula," jelas DR Damayanti R Sjarif, Dr. Sp.A(K), Ketua UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI, dalam acara Media Briefing 'Stimulasi Keterampilan Oromotor pada Anak' di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta,.

Menurut DR Yanti hal ini juga dapat mempengaruhi selera makan bayi. Bila ibu yang menyusui jarang atau tidak suka makan sayur dan buah saat menyusui, maka kelak anaknya pun akan meniru kebiasaan tersebut.

Anak-anak akan akrab dengan rasa makanan jika ibu sering mengonsumsi makanan tersebut saat sedang dalam masa menyusui. Sebaliknya jika yang diberikan adalah susu formula maka anak memiliki rasa yang sama setiap harinya.

Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan di Monell Chemical Senses Center di Philadelphia dan telah dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

"Bayi yang diberi ASI akan secara rutin menerima variasi rasa berbagai makanan melalui air susu ibunya sekaligus merangsang indera pengecapnya," ujar Dr Gary Beauchamp selaku direktur Monell Chemical Senses Center,

Sedangkan dalam hal gizi, kandungan susu formula mungkin bisa menyerupai gizi yang ada di dalam ASI. Tapi jika dilihat dari sudut pandang sensorik, maka susu formula tidak bisa memberikan rangsangan terhadap berbagai variasi rasa.

Monday, February 28, 2011

Resep Menu Makanan Bayi – Bubur Bayi Sari Hati Spesial

Menu untuk bayi – Bubur sari  hati spesial bayi

BUBUR SARI  HATI SPESIAL BAYI

Mari  pergi kepasar dan mencari semua bahan-bahannya. Kalau sudah lengkap bahan -bahannya mari bersama-sama  terus langsung membuatnya, setelah selesai buat, lalu diberikan kepada si  Baby tersayangny  makan dengan lahapnya.

Bubur ini rasanya enak, gurih dan khas, jadi bayi sangat suka rasanya. Dari berbagai bahan yang bergizi membuat bayi sehat jadi bagus untuk Menu makanan bayi. Bagi ibu yang masih punya bayi tak usah bingung-bingung untuk membuatkan menu anak yang bernutri lengkap dan sehat, bikinin aja bubur saring spesial bayi.

Bahan-bahan membuat bubur sari hati spesial bayi :

    * 1 sdm beras merah, rendam dalam air
    * 50 g kacang hijau, rendam selama 4 jam
    * 500 ml kaldu daging
    * 50 g wortel, kupas, iris dadu
    * 50 g hati ayam, rebus, potong dadu
    * 50 ml santan

Cara Membuat bubur saring hati spesial bayi :

  • Rebus kacang hijau dengan 300 cc air sampai mendidih, kemudian angkat dan saring.
  • Rebus kembali kacang hijau dengan 200 cc air  sampai kacang hijau lunak, lalu haluskan dan saring.
  • Rebus beras merah dengan 300 cc air rebusan kacang hijau sampai matang. Masukkan hati, santan, wortel, dan kacang hijau.
  • Setelah bubur tersebut  dingin, masukkan ke dalam blender, haluskan hingga lembut.
  • Sajikan bubur saring spesial bayi  ketika masih hangat atau simpan dalam lemari es. Sebelum disajikan, rendam wadahnya dalam air panas lebih dahulu

Resep Menu Bayi Bubur Bayi Ayam Bayam Merah

Resep Bubur Bayi Ayam Bayam Merah

Bayi diusia 6 sampai 11 bulan biasanya kemampuan untuk mengenal makanan meningkat.Sebagai ibu harus membuat menu BALITA yang berfariasi sehingga perlu ibu ketahui dan perhatikan diusia tersebut, karena  diusia tersebut bisa menentukan anak untuk tidak pilih-pilih makanan diusia selanjutnya.
Perkenalkan bayi pada beragam makanan untuk menghindari perilaku picky eater (pilih-pilih makanan) di tahap usia selanjutnya.
Tingkatkan kepadatan makanannya secara bertahap dan bervariasi untuk menjaga kejenuhan si anak, kalau bisa rangsang selera makan anak agar meningkat, paling tidak pertahankan selera makannya.

Berikan lebih banyak pilihan buah yang lunak-lunak dulu , seperti pisang manis, pepaya,jus apel merah,sayur bening tanpa penyedap rasa yang di blender dll...... 

Untuk perkenalan coba dulu 1-2 porsi dalam sehari.

Untuk melihat tanda-tanda kemungkinan timbulnya alergi makanan, cobalah berikan satu bahan makanan tertentu sebanyak 3 sampai 5 kali. Kemudian, lihatlah reaksinya. Tanda-tanda alergi antara lain dapat berupa ruam kemerahan, muntah, atau buang air berlebihan. Berikut adalah menu bayi yang sehat komplit dengan resepnya. Yaitu bubur bayi ayam bayam merah.
jangan lupa juga pada artikel saya tulis di resep herbal manfaat dan khasiat  bayam merah....

Bayam Merah

Bahan-bahan membuat bubur ayam bayam merah :

    * 70 gr beras merah
    * 500 cc kaldu ayam sayuran (lihat resep kaldu ayam sayuran)
    * 50 gr daging ayam, potong dadu
    * 50 gr wortel, kupas, potong dadu
    * 50 gr bayam merah, cincang kasar
    * 2 sdt margarin

Cara Membuat bubur ayam bayam merah :

   1. Masukkan beras dan ayam ke dalam kaldu ayam sayuran, masak sampai lunak. Kemudian masukkan wortel dan teruskan merebus.
   2. Tambahkan bayam, garam, dan margarin, rebus selama  kurang lebih 3 menit. Angkat.
   3. Masukkan ke dalam blender, kemudian blender sampai  haluskan.
   4. Tuangkan ke dalam wadah, dinginkan, bila sudah dingin bubur siap disajikan.



Dikutip dari berbagai sumber